Ketika
hari berganti, aku mendapati seluruh waktuku begitu gulana tanpa cinta
Hidupku
serasa berada di lorong-lorong
ketidakpastian
Cinta
yang tidak pernah aku rasakan, yang belum pernah aku nikmati
Aku
meraba hati, yang ternyata melompong
Resah
ini, duka ini, sedih ini adalah setumpuk perasaan yang menanti kehadiranmu
Hadirmu
yang merupakan oase untukku yang lara
Engkau
yang aku tunggu, namun aku tak tahu keberadaanmu
Sehingga
aku harus menunggumu dimana?
Ingin
ku lontarkan beribu pertanyaan padamu
Berapa
lama lagi aku harus menunggumu?
Siapa dirimu
wahai kekasihku?
Sudikah
engkau hadir, walau hanya dalam mimpiku?
Jika
engkau merobek isi hatiku, betapa kau akan tercengang karenanya
Hati
yang luka karena menantimu, hati yang nestapa karena tak pernah merasakan cinta
Aku
tahu, aku hanya seorang perempuan yang amat biasa, yang mungkin memiliki lebih
banyak kekurangan dibanding kelebihannya
Namun,
satu hal yang perlu kau tahu, disini aku selalu mencintaimu dengan tulus,
menantimu dengan setia, dan terus mendoakan yang terbaik untuk dirimu di tiap
sholatku
Cintaku
padamu yang tak berpenghabisan, akan terus tumbuh
Semakin
subur dari hari ke hari
Laksana
kalimat-kalimat suci
Di hati
para salehin
Di hati
para nabi
Wahai
kekasihku, cepatlah hadir, jadikanlah aku bidadarimu di dunia dan di akhirat
Disini
aku menantimu, ya hanya menanti dirimu
Tasikmalaya,
1 November 2016
by : Asih Purwanti
![]() |
| aku hanya ingin jatuh cinta sekali, kan kubawa cinta itu sampai mati |


1 komentar:
Write komentarWah, ini sudah tahun 2016
Reply